Posted in Thoughts

Berbahagialah!

Selama kau bisa menatap langit tanpa rasa takut, kau akan selalu bisa menemukan kebahagiaan. – Anne Frank

Beberapa bulan berada di rumah orang tua saya di daerah pesisir membuat hari-hari saya tenang dan bahagia. Bagaimana tidak, setiap sore saya disuguhi matahari terbenam yang sangat cantik dan indah oleh Sang Pencipta. Tiap melihat matahari terbenam serta laut sore yang tenang, perasaan saya seketika dilimuti ketenangan dan kehangatan. Saya bahagia, sangat bahagia. Bahagia yang sudah tidak saya rasakan sejak lama.

Bahagia mungkin bagi sebagian orang adalah sepatu bermerek, gadget mahal, pakaian mode terbaru, atau hal-hal yang bersifat materi lainnya. Tapi saya belajar untuk tidak menggantungkan kebahagiaan pada hal-hal tersebut. Saya belajar untuk bahagia dari apa yang ada di sekitar. Matahari pagi yang hangat, laut sore yang tenang, matahari terbenam, pelangi, langit biru, bau tanah & pohon setelah hujan, hujan, puisi, musik klasik, lelucon yang aneh & konyol, karakter yang ada di buku, dan hal-hal kecil lain yang berkesan. Saya bisa sangat histeris saat melihat laut biru kehijauan. Menitikan air mata saat mendengar puisi yang dibacakan oleh seseorang. Hati saya merasa luas & lega ketika memandang langit biru. Hati saya berdesir saat mendengar suara ombak. Dan rasanya saya ingin menari bersama hamparan padi saat ditiup angin.

Bandung Selatan
Bandung Selatan
Saat matahari kembali ke peraduannya
Hitu-Ambon
Pantai Liang
Pantai Liang-Ambon

Dan saya rasa Anne Frank benar…

Pergilah ke luar, ke alam, nikmati alam dan sinar matahari, pergilah dan cobalah bangkitkan kembali kebahagiaan di dalam dirimu dan iman kepada Tuhan. Pikirkan semua keindahan yang masih tersisa di sekelilingmu, dan berbahagialah.

Berbahagialah!

Advertisements