#Proyek Kebahagiaan : Mengoleksi Sesuatu

Okay, sekarang pukul 12:13am dan mata saya benar-benar masih belum menunjukan gejala ngantuk. Saya sudah mematikan notebook dari setengah jam yang lalu, dan berbaring dengan sebuah buku di tangan. Tapi sama sekali enggak ngaruh! Mata saya masih tetap tegak. Haha. Saya pikir, besok-besok saya harus meneguk secangkir susu terlebih dahulu agar saya cepat tidur. Ewww, kenyataannya saya benci susu.

Beberapa hari ini, saya memperhatikan jam biologis saya yang ternyata baru mulai ngantuk pada pukul 01:.. am. Hmm, kalau begitu mari nikmati saja dunia malam. By the way, dua hari ini saya sedang membaca buku The Happiness Project karya Gretchen Rubin, setelah sebelumnya saya melempar buku Feminist Though karya Rosemarie Putnam Tong kembali ke rak buku. Alasannya, saya butuh sesuatu yang ringan dan buku-nya Tong membuat dahi saya berkerut. Bacaan yang tidak tepat untuk situasi saya saat ini.

Seperti yang sudah saya bilang di postingan terdahulu, membaca The Happiness Project milik Gretchen membuat saya ingin membuat punya saya sendiri. Dan saya rasa, apa salahnya melakukan sesuatu yang membuat diri kita bahagia. We deserve to be happy, right? Saya juga terinspirasi dari kalimat seseorang yang ada di buku itu, yaitu:

Aku memilih untuk menjadi bahagia terlepas dari apapun kesulitan yang terjadi dalam hidupku.

Dalam buku The Happiness Project, salah satu proyek kebahagiaan Gretchen adalah mengoleksi sesuatu, dan saya terinspirasi untuk itu. Saya terinspirasi untuk mengoleksi sesuatu yang ternyata dengan memiliki benda tersebut membuat saya bahagia. Mungkin benda-benda tersebut tanpa sadar sudah saya koleksi, hanya saja saya tidak menyadarinya. Dan, koleksi-koleksi saya tersebut adalah:

1. Buku

Kecintaan saya terhadap buku tidak dapat saya deskripsikan dengan kata-kata. Memiliki sebuah buku adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup saya. Membeli buku, mencium bau buku, duduk berjam-jam membaca buku, membuat perasaan saya bahagia. Buku memberikan ion-ion positif dalam diri saya. Saya lebih banyak membeli buku dibandingkan membeli baju atau sepatu. Mungkin buku merupakan koleksi terbanyak yang saya miliki. 😀

2. Cangkir

Saya mulai membeli cangkir beberapa tahun yang lalu di sebuah toko mungil yang menjual semua barang dengan harga enam ribu rupiah. Cangkir yang saya beli saat itu adalah sebuah cangkir mungil berwarna merah di dalamnya dan berwarna hitam di luarnya dengan corak bunga matahari. Cangkir tercantik yang pernah saya lihat dan miliki. Setelahnya di toko yang sama, saya membeli cangkir mungil berwarna putih dengan corak polkadot yang saya sering lihat di drama korea. Lebih tepatnya cangkir itu pantasnya untuk tea party. Cangkir merupakan barang wajib yang harus saya miliki karena saya adalah seorang coffee drinker, dan melihat cangkir-cangkir yang lucu selalu mendorong hasrat belanja saya untuk membelinya. Hehee. Cangkir adalah keajaiban mungil yang menghadirkan aroma kopi setiap pagi di hari-hari saya. 🙂

3. Gantungan kunci/HP

Entah sejak kapan benda ini menghiasi sudut rak buku saya, yang jelas saya punya berbagai gantungan kunci/HP yang semuanya saya dapatkan dari teman-teman saya sebagai kenang-kenangan atau oleh-oleh saat mereka bepergian ke suatu tempat. Oleh-oleh yang manis bukan? 🙂 saya berterima kasih kepada mereka, karena seumur hidup , saya belum pernah membeli gantungan apapun. Hahah

4. Pajangan

Saya menyukai sesuatu yang manis untuk menghiasi sudut ruangan atau meja belajar, atau rak buku. Saya suka membeli atau merampok barang-barang yang menurut saya unyu untuk mempermanis kamar saya. Seperti miniatur angklung, miniatur  harpa, rugby, kaktus yang terbuat dari paper craft (hasil rampokan tetangga depan kamar), dan saya juga punya miniatur tabung gas berwarna merah yang merupakan hasil rampokan dari kamar adik kelas saya di asrama. Hahah 😀

5. Quote dan puisi

Saya sangat terkagum-kagum dengan orang-orang yang mampu menyihir siapapun dengan kata-kata. Orang-orang yang saya sebut sebagai keajaiban kata-kata, pemburu aksara, pencinta kata. Yang membuat dunia menjadi lebih indah dengan indahnya puisi yang mereka buat, atau membuat saya terinspirasi dengan setiap quote yang terlontar dari mulut mereka. Saya berencana untuk mengoleksi puisi maupun quotes favorit saya di sebuah buku kecil. 🙂

Ini adalah proyek kebahagiaan pertama saya. Sampai bertemu di proyek kebahagiaan selanjutnya.

Keep reading!

Advertisements

Published by

Rafida Djakiman

librocubicularists📖.ambonese.movie enthusiast

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s